RAQQA (voa-islam.com) - Sabtu (22/02/14) untuk merealisasikan perintah Allah kepada oarng-orang kafir yang meminta jaminan keamanan, pada tanggal 22 Rabiul Tsani 1435 H, Daulah Islam Irak dan Syam mengaadakan perjanjian, di mana orang-orang Nashara berada di bawah jaminan Daulah Islam.
Sebelumnya, Daulah Islam dan Syam menawarkan tiga pilihan kepada mereka. Pertama mereka diajak untuk masuk Islam dan meninggalkan agama syirik mereka. Kedua, kalau mereka tidak mau, Daulah menawarkan mereka hidup di bawah naungan hukum Daulah dan jaminan keamanan. Ketiga, jika mereka tidak mau, maka tidak ada pilihan lain selain mereka diperangi. Berikut adalah terjemahan isi perjanjian Daulah Islam Irak dan Syam dan Nasrani di Raqqa:
بسم الله الرحمن الرحيم
Isi Perjanjian Kemanan yang Diberikan oleh Daulah Islam untuk Nasrani Raqqa dengan Konsekuensi Mematuhi Hukum-hukum Ahludzdzimmah
Segala puji bagi Allah yang memuliakan Islam dengan pertolongan-Nya, menghinakan kemusyrikan dengan mengalahkannya. Ia berfiman dalam kitab-Nya:

